#Drama Kehamilan part 2


Hello…..hai hai

Setelah terakhir posting tentang resolusi 2015, kali ini mau cerita dikit tentang kehamilan dan persiapan kelahiran calon baby kami yang tercinta ini.

Alhamdulillah si janin sehat wal afiat dan mohon doakan agar selalu sehat serta bisa melahirkan dengan normal tanpa ada komplikasi serta penyulit apapun, aamiin.

Saat saya menulis ini, usia si janin 27-28 weeks, menuju trimester ke 3 kehamilan. Si janin ini juga beratnya minggu kemarin saat cek usg sekitar 1,1 kg…lincah dan sehat ^^

Banyak yang nanyain jenis kelamin? Sekalian saya share deh, si janin kemungkinan insya ALLAH perempuan… hiihi akan ada temen masak, jalan-jalan, nyalon, belanja, nemenin bobok dan curcol *kata suami ;p

Untuk nama si janin, nanti aja yah… ntar kalau di kasih tau sekarang gak surprise lagiiii hehehe

Sharing kali ini gak terlalu spesifik sih, random aja karena saya sambil nulis di saat libur masa kuliah dan kerja, jadi pikiran saya sekarang gak riweh-riweh banget jadi ceritanya yang ringan aja ya ;p *ngeles gak ada ide hihi

Jadi apa aja yang kami siapkan untuk menyambut kelahiran si janin? Check this out *gak terlalu panjang dan lengkap ya, ini yang menurut saya urgent aja buat di sharingkan, siapa tau bisa jadi ide hehe.

  1. Persiapan ASI Ekslusif

“Aihh asi ekslusif mah perkara gampang, toh juga bakalan keluar dengn sendirinya”…eiitsss, menurut saya dan suami yang pro ASI, bisa memberikan ASI ekslusif itu istimewa lho, jadi harus ada ilmunya, jangan pas udah lahiran baru –kejer- ilmu hehe. Walaupun kita berdua dokter, tapi untuk urusan ASI, kita harus tetap belajar kok, tetap harus sharing  juga kepada mereka yang berpengalaman, sharing kepada ahlinya. Saya tidak menggampangkan ibu-ibu yang ASIX tapi dia dirumah aja alias IRT ya, tapi menurut saya untuk ibu-ibu bekerja or sambil berkuliah kayak saya, pasti perlu perjuangan yang sangat luaaarrr biasa untuk ASIX..jadi kami harus siapkan amunisi yang cukup untuk perjuangan itu (dan saya tau, setiap ibu-ibu pasti punya cerita dan perjuangan istimewanya sendiri).

Apa aja yang disiapin?

  • Ilmu

Belajar dari buku dengan membeli beberapa buku yang highly recomended, buka mata di medsos, gabung dan share di grup yang pro ASI. (Alhamdulillah, di angkatan saya FK UNSRI 2005, ada grup Whatsapp khusus buat para mommies baik yang sedang hamil, menyusui bahkan anaknya yang udah mulai masuk ke fase balita..isinya  ada teman yang merangkap sebagai konselor laktasi dua orang plus enaknya karena alhamdulillah kami adalah dokter, disitu juga ada temen-temen yang sedang ambil spesialis or nikah dengan para spesialis hihii, jadi sharing ilmunya makin lengkap plus motivasi belajar semakin kuat). Sharing mulai dari masalah ASI, sampai anak-anak demam, bumil yang sakit, roseola anak-anak para mommies, pampers, toilet training, psikologi anak, sampai resep masakan dan lain-lain dah pokoknya lengkaapppp.Oh ya, Alhamdulillah juga, ASI untuk calon babyku udah keluar di usia kehamilan 24 minggu, pengaruh hormonal plus anugerah dari ALLAH banget…semoga terus lancar sampe beneran masuk dalam fase menyusui ^^

ini beberapa buku yang direkomendasikan, ada juga beberapa buku lain yang saya susulkan buat beli, bukunya mbak monika, covernya kuning hehehe

ini beberapa buku yang direkomendasikan, ada juga beberapa buku lain yang saya susulkan buat beli, bukunya mbak monika, covernya kuning hehehe

  • Peralatan ASI Perah

Ya seperti yang saya bilang, kalau ibu bekerja akan lebih banyak amunisi yang harus disiapkan karena tidak bisa full 24 jam buat standby di samping anak every day…but don’t worry, karena Allah melihat kok perjuangan kita moms, demi anak apapun kita lakukan kan ^^

* pompa ASI..nah sampe detik ini, saya dan suami masih memilah-milah merk apa yang cucok dan sesuai dengan kebutuhan…jangan sampe udah kebeli taunya gak kepake. Sejauh ini pilihannya ke unimom allegro, spectra, or medella. Doakan supaya menemukan pilihan yang pas ya hihihi.

*botol kaca ASIP…berhubung kemarin stay di jakarta, coba googling online ternyata di toko online harganya lumayan juga, 10 biji bisa sampe 40 ribu. Tanya-tanya di grup, ternyata pusatnya di jakarta ada di pasar pramuka…huwaahh takjub deh dengan pasar ini, gak hanya jual botol asip dengan harga miring, termometer dan alkes lainnya pun harganya miring. Saya ke pasar ini gak sendirian, berdua bareng suami dan kami mendapat botol asip di harga per-15 biji 30 ribu rupiah, tapi ya tetep tawar-menawar ya di pasar ini.

Saya dan suami kemarin mencoba beli 30 biji dulu, skaligus juga kami beli ice-gell untuk membawa si ASIP buat tambahan dalam tas. Per-satuan ice-gell harganya 15 ribu..kami beli 6 buah. Kenapa bukan ice-pack aja?karena kalo ice-pack bentuknya kaku, kalo ice-gell bisa mengikuti bentuk, sekaligus enak juga dijadikan buat pengompres hangat atau dingin hihii. Termometer juga tidak lupa dibeli, mumpung lagi di pasar pramuka. Oh ya, kantong khusus ASIP juga dijual disini, dan kami juga sekalian beli. Pompa Asi pun juga ada, tapi kurang beragam merknya, dan gak ada yang elektrik rata-rata pompa manual.

ini botol asip yang baru saya sterilkan minggu kemarin hihi, melahirkannya masih 8 minggu lagi tapi udah buru-buru disiapin, udah gak sabar :p

ini botol asip yang baru saya sterilkan minggu kemarin hihi, melahirkannya masih 8 minggu lagi tapi udah buru-buru disiapin, udah gak sabar :p

  1. Peralatan di rumah
    • Mesin Cuci

Ini sebenarnya persiapan opsional ya, karena secara khusus gak harus juga dilakukan. Kebetulan karena mesin cuci dirumah pengeringnya rusak, plus udah coba dibenerin tapi biayanya ratusan ribu, kayaknya mending beli baru. Alasan yang paling penting juga adalah karena saya dan suami sudah berkomitmen saling bekerjasama (saling membantu) dalam urusan rumah tangga termasuk dalam mencuci pakain bayi, kami belum bisa percaya untuk ada asisten rumah tangga maupun baby sitter dirumah kami. So that’s why, mesin cuci ini penting banget, walaupun sebenernya kan kalau baju bayi katanya bisa dikucek-kucek aja, tapi kan pengeringnya itu yang paling dibutuhkan hehe. Lagipula kami berpikir bahwa kalau bisa jangan jadi menghabiskan waktu di “cuci, bilas, bilas, jemur”,  ketimbang habis waktu di nyuci, mending maen sama anak or pacaran sama suami hahaha.

Sempet kepikiran buat laundry, tapi ahh masa sih baju anak dicuciin orang lain, dan najisnya itu juga, bisa jadi sumber najis pakaian lain karena kan pasti ada bekas pipis or pup-nya, dan tidak semua laundry mau menerima pakaian bayi. So,What’s the solution for this problem? Sepakatlah sama sang suami untuk membeli mesin cuci otomatis aja, yang satu tabung/tutup.Kenapa? karena kita gak perlu pusing lagi, mulai dari cuci-giling-bilas plus mewangikan-kering udah dilakukan dalam satu waktu, kapasitasnya juga besar. Kalaupun dengan pakaian yang ada najisnya, tetap ke prinsip dibersihkan dulu di air mengalir, baru digiling di mesin cuci.

Dan akhirnya kita sepakat beli si samsung yang kapasitasnya 8,5 kilo ini. Eh, nyarinya cukup lumayan lho, suamiku soalnya telitiiii banget soal beli barang. Disesuaikan dengan kapasitas ruangan kami, kapasitas listrik kami, merk yang terpercaya (karena produk elektronik itu jangka panjang makenya kata doi), plus budget hihihi. Setelah review di situs resmi, keliling beberapa mall dalam jangka waktu 10 hari…pas hari H mau beli,tau-tau si hype*mart lagi promo, harga yang mestinya 2,7 jutaan, bisa turun jd 2 juta aja ihihii rejeki anak solehah :p (padahal tadinya mau ke ES aja karena harganya juga lagi diskon, tapi samsung yang kapasitasnya 7 Kg, berhubung si hypermart lebih menggiurkan promonya dan karena Samsungnya yang kapasitasnya 8,5KG, maka pilih deh yang ini ). Itu sih enaknya punya suami kayak suamiku, orangnya teliti, beberapa kali beli produk elektronik selalu alhamdulillah momentnya pas, barangnya berkualitas, harga pun cucok. Kayak AC, TV, Oven…ahhh makin cinta sama suamik :p.

Ternyata bener lho, mencuci dengan mesin cuci otomatis membuat pekerjaan jadi praktis dan kita bisa mengerjakan pekerjaan lainnya di saat bersamaan sambil menunggu si mesin selesai dan akhirnya masuk ke fase menjemur.

maafkeun gak ada jiwa seninya sama sekali buat memotret, hasilnya cuma memang buat menunjukkan mesin cucinya aja hihi plus kamar mandi yang mungil buat nyuci ;p

maafkeun gak ada jiwa seninya sama sekali buat memotret, hasilnya cuma memang buat menunjukkan mesin cucinya aja hihi plus kamar mandi yang mungil buat nyuci ;p

  • Renovasi rumah

Menurut kami, jika memang ada yang perlu diubah dari rumah kita dalam rangka menambah kenyamanan, ubahlah sebelum sang janin lahir…jadi pas dia lahir, semua memang sudah siap menyambut kehadirannya hehe. Mulai dari kamar mandi, kamar mandi di rumah kami ada 2, satu khusus untuk mencuci (bisa juga sih buat mandi, tapi masa mandi dengan mesin cuci ;p) dan satunya lagi khusus buat mandi. Nah dua kamar mandi ini memang mungil semua, namanya juga ada di rumah mungil hihihi, jadi kami putuskan untuk menghancurkan bak mandi di kamar mandi khusus mandi. Kenapa? Karena bak mandi memakan banyak tempat di dalam kamar mandi, sedangkan si bayi pada saat mandi akan perlu tempat yang luas dan memakai bak sendiri. Biar luas, akhirnya kami bongkar baknya, diganti dengan shower dan memakai bak plastik ukuran lebih kecil. Sehingga masih banyak ruangan yang tersisa buat tempat mandiin bayi.

Mengecat rumah dan menyiapkan kamar sang bayi. Isi kamar kami tambahkan khusus pakaiannya dengan lemari tempel di dinding. Jendela kamar kami, kami perluas agar sirkulasi udara menjadi lebih baik. Semuanya sudah selesai dan dikerjakan pada saat saya stay di jakarta kemarin. Jadi saat sampai rumah, rasanya seneng banget hehehe.

  1. Peralatan si bayi

Siapkan yang memang benar-benar perlu, jangan terburu-buru membeli banyak karena ingatlah bahwa nanti akan dapat kado hahahaha *ini prinsip yang di dapat dari grup dan orang-orang yang berpengalaman ;p

Yang paling penting memang beberapa helai baju, bedong, alas ompol, selimut, handuk dan lain-lain yang memang bener-bener hal pokok deh. Kalau baju juga jangan fokus beli banyak di ukuran newborn, karena bayi kan cepet gede, sayang kalau makenya gak lama :p

Untuk baju, kami sendiri pilih produk velvet…karena saat dipegang dan dicoba nyaman dan adem banget. Saat jalan daku juga tak sendiri, jalannya berdua sama suami (suamiku ini kalau soal anak, memang ayah siaga banget dah, sampe dia yang pilih-pilih barang ;p) pada saat di jakarta kemarin. Toko yang recomended ada di ITC cempaka mas yaitu audrey baby shop heehe. Banyak pilihan, harga juga lumayan miring, produk juga bagus-bagus dari berbagai merk.

yang paling seru memang beli pernik-pernik kayak gini ni, kalau gak ada suami yang ikut nemenin belanja, emaknya pengen ngebawa pulang barang-barang lucu yang ada hahaha cuma langsung istigfar banyak-banyak..hihii apalgi pernik anak cewe emang lebih ngegemesin ya... ;D

yang paling seru memang beli pernik-pernik kayak gini ni, kalau gak ada suami yang ikut nemenin belanja, emaknya pengen ngebawa pulang barang-barang lucu yang ada hahaha cuma langsung istigfar banyak-banyak..hihii apalgi pernik anak cewe emang lebih ngegemesin ya… ;D

Hmmm… udah malem ya, kayaknya udahan dulu…nanti kita sambung lagi ya dengan cerita persiapan selanjutnya, mata bumil udah ngantuk berat. Mau nulis siang rasanya maless buanget hehehe. Tapi yang pasti, menyiapkan semua ini gak bisa sendirian, perlu ada suami yang selalu siaga, bukan hanya siaga masalah keuangan tapi juga siaga dalam menentukan pilihan….karena walaupun yang hamil adalah istri, tapi yang bikin hamil kan suami #eh :p

Syukur alhamdulillah, untuk kita yang memiliki suami yang selalu setia menemani, selalu siaga bekerjasama, dan selalu ada untuk kita.^^

We love you daddy…  *kata emak n janinnya :p

*setiap tulisan di blog ini, kupersembahkan untuk suami dan anak-anakku kelak hehehe biar kami bisa baca sama-sama, tertawa bersama, mengenang semuanya bersama.

2 thoughts on “#Drama Kehamilan part 2

    • hihihi iya mbak, heboh…mungkin juga karena anak pertama jadi semuanya serba perdana, nanti kalau anak kedua mungkin gak heboh-heboh banget kali ya, karena udah ada pengalaman sebelumnya.
      makasih ya mak udah mampir ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s