Dunia Kerja Dunia Sebenarnya? #SelfNote


Dunia kerja dunia sebenarnya…

Begh..keras banget judulnya hehe jadi dunia sekolah bukan dunia sebenarnya? Hehe itu sih kata para senior yang duluan kerja pada saat kita-kita masih sekolah dulu.

By the way…

Ngomongin dunia kerja, kalau buat saya perempuan sekaligus istri dan calon ibu…kerja itu bukan buat mencari nafkah ya, karena memang kewajiban laki-laki mencari nafkah dan istri sebagai manajernya. Lalu ngapain dunk capek-capek kerja diluar rumah?urusin gih urusan rumah tangga *wow*

First :

Alhamdulillah suami saya saat ini diberi kelapangan rezeki memiliki penghasilan yang jauuuuuuh lebih besar dari penghasilan saya  jadi tidak ada alasan buat saya bekerja dengan alasan untuk mencari nafkah or menopang penghasilan suami J, tanpa saya kerja pun sebenarnya sudah jauh dari cukup memenuhi semua kebutuhan kami .

*suami gak pernah ngebolehin gaji saya dipake untuk kebutuhan rumah tangga, gaji saya hanya boleh ditabung/diinvestasikan dalam bentuk yang lain…dan tidak boleh dipakai, karena gaji suami ya gaji berdua, gaji istri ya gaji istri*

Alhamdulillah saya disekolahkan ortu saya sampai ke titik sekarang, dan ketika saya menjadi seorang istri…saya diizinkan untuk terus berkarya (asal tentu saja di jalur yang benar) menjalankan profesi saya dan menyalurkan ilmu yang saya peroleh selama ini agar memberi manfaat baik untuk diri saya dan agama saya dan saya bertekad pada diri sendiri, jika memang akan bekerja, maka urusan rumah tangga dan segala hal di dalamnya tidak boleh terlupakan, terlalaikan karena alasan pekerjaan. Saya adalah hamba, saya adalah istri, saya adalah calon ibu dan saya adalah seorang dengan pekerjaannya, jika saya bisa menjalankan semua peran tersebut dengan baik sungguh akan menyenangkan😀

Oke..thats point yang bikin alasan saya kenapa saya bekerja sampai sekarang *tentu karena dapet izin suami ya point utamanya*😀

Saya memasuki dunia kerja di suatu instansi sejak agustus 2011, sekitar 2 tahun yang lalu.

Banyak tempat yang sudah saya singgahi…mulai dari rumah sakit, klinik, dan sekarang institusi pendidikan. Saya tidak membahas mengenai dimana tempat kerja yang paling enak menurut saya,karena pandangan dan jiwa tiap orang beda-beda😀

Disini saya hanya ingin membahas, bagaimana tipe-tipe orang yang pernah saya temui selama di dunia kerja😀

Bisa dikatakan jaman kuliah dulu saya tidak terlalu aktif berorganisasi….saya sempat masuk BEM tapi tidak terlalu merasakan mengenal berbagai karakter orang…kalau kata suami, saya itu tipe orang yang mikir “lurus-lurus saja” ke orang lain yang baru dikenal,bahasa halus dari kurang waspada. *berbanding terbalik dengan suami saya yang menurut saya lumayan luas pergaulannya*

Hmmm… tepat sih kata suami *karena akhirnya saya menyadari, bahwa kita tidak bisa memandang bahwa orang lain punya pikiran yang sama dengan yang kita pikirkan….bisa saja pikiran mereka lebih luas, pikiran mereka lebih maju, pikiran mereka juga lebih tulus, atau mungkin juga mereka ada niat buruk, bisa saja ada yang iri, atau bisa saja ada yang hanya ingin mengambil manfaat…duhh kok suudzon?? hehe suuzon jangan, waspada boleh *

Dan lagi-lagi saya sangat bersyukur, suami adalah tempat diskusi yang baik, pendengar sekaligus penasihat plus penjaga sikap saya…dari sikap kepolosan yang terkadang tidak pada tempatnya :-p

Baru di dunia kerja saya tau, ada orang yang haus akan duit dan menghalalkan segala cara supaya dia dapat duit walaupun menyakiti atau menipu orang lain….*siapa sih ya yang gak mau duit, tapi kalau semua orang menyadari bahwa rejeki sudah diatur sama Alloh, “barang siapa bersyukur, berbuat baik, dan berusaha dengan cara yang baik, rejeki pasti datang kok” gak ada yang namanya sikut-sikutan*😀

Baru di dunia kerja juga saya tau, ada yang hobinya ngomong sudah sibuk melakukan ini-itu, tapi pada kenyataannya orang lain yang mengerjakannya, doi nyaplok nama doank😀 *ingatlah,semua perkataanmu dipertanggungjawabkan di akhirat*

Baru di dunia kerja juga saya tau, bahwa ada orang yang hobinya ngurusin kekurangan orang lain, menggalinya dan menyebarkannya…bahkan menjadi bahan untuk menjatuhkan orang tersebut…nauzubillah, segitu senangnya kah kita memakan daging bangkai teman kita sendiri??

Baru di dunia kerja juga saya tau ada orang yang hobi cari muka di depan bos/direktur/pimpinan…entah karena ingin dianggap baik atau berjasa, kalau memang kita sudah berusaha melakukan yang terbaik, orang lain bisa menilai kok, wajah kita sudah melekat di bagian depan kepala, tidak perlu capek dicari😀

Baru di dunia kerja juga saya tau, ada orang yang berani mengambil uang yang bukan haknya karena menurutnya gak akan ketahuan, uangnya kecil hanya sebatas puluhan ratusan ribu… Nauzubillah,ingat Alloh Maha Melihat, bagaimana uang itu mengalir di darahmu, anak dan istrimu??

Baru di dunia kerja saya tau, ada orang yang gak pengen orang lain aktif, dan tampil….pengennya doi aja yang lebih dikenal. Kenapa orang lain tidak boleh lebih? bukankah tiap orang sudah punya kelebihan dan kekurangan masing-masing😀

Baru di dunia kerja juga saya tau ada orang yang bekerja dengan cuek, tidak perduli komentar orang, tidak disiplin dan berusaha lebih baik ketika mendapat teguran… ingatlah, masukan yang positif bisa membuatmu menjadi pribadi yang lebih baik🙂

Baru di dunia kerja juga saya tau ada orang yang tulus, yang bertanggung jawab, yang profesional, yang mau berbagi dan membantu dan biasanya orang itu memang cemerlang😀 *saya nyaman berada dekat orang ini…mudah-mudahan bisa ketularan aura positifnya🙂

Begitu banyak karakter yang saya temui selama bekerja di rumah sakit, klinik, maupun di tempat yang sekarang….namun dimanapun kita bekerja, ingat selalu pepatah ini : berlakulah baik ke orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan, tidak mengambil yang bukan hakMu, bekerja dengan cinta dengan mencintai pekerjaanmu..lakukan yang terbaik, bukan mencari pujian manusia tapi karena ada Alloh Maha pemberi rezeki yang menyaksikan semua pekerjaan kita. #SELFNOTE

Kalau kata suami tercinta “Tuhan tidak pernah tidur sayang, lakukan yang baik dengan cara yang baik, Alloh yang membalas”😀

Semoga saya, suami dan kita semua…terhindar dari sifat-sifat yang bisa merugikan orang lain amin.

Dan teruntuk suamiku….terima kasih selalu ada untuk berdiskusi dan mendengar cerita plus laporanku setiap hari😀

I love my job… dengan lingkungan pekerjaan yang positif, orang-orang positif, yang membuat saya menjadi lebih dewasa dan membuka pikiran saya, bahwa dunia penuh dengan warna…. tapi tak harus membuat kita terwarnai😀

Dunia kerja dunia yang sebenarnya….

Dan dunia kerja bisa menjadi sarana kita makin dekat kepadaNya ^^

 

i love him, He loves me...#BeautifulLife ^^

i love him, He loves me…#BeautifulLife ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s