Pasar Tradisional (hemat biaya banyak pilihan :p)


assalamualaykum,,,,,alohaaaa
para reader and fans-fans gelap tulisan saya….apa kabar disana? kalau saya disini alhamdulillah luar biasa…baik dan bahagia hehehe apalagi lusa suamiku tercinta pulang dari luar kota hahahaha
*stooopppp basa-basinya :p

bagi yg baca twit saya beberapa hari kmrn dan sampe hari ini *GR banget kayak banyak yg perhatian ;p ….pasti pd tau kan kalau saya mulai jatuh cinta beneran sama yang namanya si pasar tradisional hahaha

sejak kapan????

sejak satu bulan setelah menikah hehehe

jadi selama hampir 25 tahun, saya jarang bahkan hampir tidak pernah lagi ke pasar tradisional sejak duduk di bangku SMP, terakhir ke pasar tradisional pada saat SD, tapi itu juga duluuuu banget bareng ibu hahaha. jadi dari SMP sampe  satu bulan setelah menikah, saya gak pernah lagi ke pasar tradisional. Alasannya karena ibu udah gak pernah ngajakin lagi, trus juga saya kan sibuk belajar *hahaaha kena jitak :p lagipula gak ada hal yang membuat saya urgent harus ke pasar pada masa-masa itu hehehe

nah…hal itu ternyata gak berlanjut setelah saya menikah..why??? ya sebagai seorang istri yang suka masak, maka saya gak bisa mengandalkan siapa-siapa buat belanja, apalagi saya dan suami untuk saat ini belum punya kesepakatan untuk mencari assisten rumah tangga…jadi untuk urusan dapur, kami melakukannya bersama (kompak banget kaaaan :p)

apalagi sejak menikah, suami mempercayakan 100% keuangan Rumah Tangga kami di manage oleh istrinya yang cantik dan cerdas ini hahahaha *dijitak lagi :p

jadi, sebagai wanita dan manager keuangan, saya dianggap harus bisa bersikap produktif, produktif???iya artinya, dengan keuangan rumah tangga (dari penghasilan suami, maupun penghasilan saya sendiri) saya harus bisa mengaturnya dengan baik, dan juga tidak hura-hura a.k.a konsumtif😀

sebagai catatan, yang lebih menantang lagi adalah, kata suami tercinta, 100% uang penghasilan saya disuruh tabung aja, tidak diganggu gugat…karena itu adlah hak saya. Jadi 100% uang penghasilan suamilah yang harus dimanage secerdas mungkin😀 *alhamdulillah suami benar-benar percaya sama istrinya ini, dan nggak pelit :p

So sebagai wanita yang dipercaya tersebut, saya sempat kaget dengan cara bagaimana menghemat keuangan untuk konsumsi aka belanja sayur mayur, lauk-pauk dan sembako…saya bilang ke suami, kalau saya selama ini tidak pernah lagi belanja ke pasar tradisional, jadi saya pengen coba belanja di mall.

suami tidak melarang…jadi pertama kalinya kami belanja berdua pada saat itu adalah ke mall. keliling liat-liat harga sayur dan ikan…buset dah mahal yaaa ternyata hahaha. jadi kalau belanja buat seminggu bisa habis ratusan ribu…. *begh blm lagi buat jajan-makan diluar hahaha

bulan berikutnya, pulang dari ngajar…suami iseng ngajakin mampir ke salah satu pasar tradisional di dekat rumah.

daaaan….bisa kamu bayangin…sebagai perbandingan harga tempe di mall sepotongnya 6 ribu but di pasar tradisional harganya cuma 1000-2500 IDR aja lhooo..*tergantung ukuran*…hahahaha sampe gak tega mau nawar dan bisa dibilang saya memang tak memiliki kemampuan menawar harga kalau belanja hahaha

okeh, ketika belanja udang, cumi-cumi, ikan dan kawan-kawan hahaha harganya juga jauh beda dari mall hahahaha

jadi kesimpulannya belanja di pasar tradisional memang menghemat keuangan hahahaha

*yaaahhh sbg wanita kita kan hobi yang hemat-hemat boooo,,,gak tau ya kalo basicnya orang kaya, kalau saya dan suami mah senengya hemat-hemat ajah hahahaha… dan ternyata di pasar tradisiona lebih banyak pilihan sayur, serta lauk pauk. so, untuk mendapatkan makanan yang bergizi itu..gak mahal lho ^^…tergantung bagaimana kita mengolahnya dan memilih bahan makanan tersebut bagus atau tidak.

TAPIIIIII…..

kenyamanan di pasar tradisional jangan dibandingkan yaaah dengan mall…jangan harap dapet suasan nyaman ber-ac dan wangi hahaha

di pasar, becek, hujan, gak ada ojek…hehehe salah dink :p

maksudnya becek, penjualnya juga gak cakep/cantik kayak SPG di mall, baunya? hmmm sering-sering tahan napas…

tapi lama-lama akan biasa kok, yang penting :

1. pakailah baju sepantasnya ajah…gak usah berlebihan secara pasar gitu lhoooo hehe kecipratan becek, ikan hidup dll bakalan bikin sensasi tersendiri

2. kagak usah pakai high-heels hahahaha ya eyalah, orang tanah yg ditijek kadang-kadang emang basah dan tidak rata cz bukan lantai marmer kayak di mall

3. bawa duit secukupnya aja, karena rentan hilang…dan juga bikin khilaf kita belanja cz arganya murah-murah banget sik hihiihii

4. slalu ajak dan minta temenin suami, kalau udah ada suami di samping kita dan ikut turun belanja juga *kayak yg biasa kami lakukan* maka ketidaknyamanan di pasar gak akan terasa deh hahahaha (suamiku suami yg slalu siaga hiihi)

untuk buah-buahan, saya sarankan bagusnya di mall…soalnya buah di mall lebih banyak pilihan n jauuhhhh lebih segar ^^

untuk produk2 yang dikemas seperti yogurt, susu, minyak, dkk,,bagusnya juga di mall hehehe

okeh deh, sekian cerita dari saya….jadi belanja ke pasar tradisional adalah salah satu cara menghemat budget keuangan rumah tangga plus bikin kita makin mesra sama suami secara ditemenin suami ehehehehe😛 *langsung kena jitak lagi..

udahan yaaa….maybe besok atau lusa ada tulisan lagi, atau 2 minggu lagi deh…hehehe *jadwal suami off kerja dr tgl 10-24 soalnya😛

sooo…lebih milih deket sama suami deh ketmbang laptop ;p

wassalam…

salam hangat dan penuh cinta dari pasangan yang selalu kompak lahir dan batin😀

"foto

2 thoughts on “Pasar Tradisional (hemat biaya banyak pilihan :p)

  1. Saya masih sering ke pasar tradisional mengantar ibu saya belanja untuk dagangan dan belanja untuk kebutuhan sehari-hari. Kalau ibu saya memilih diantar naik sepeda motor atau kalau tidak ya naik angkutan umum.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s