Kompak itu anugerah


Assalamualaykum ^^

Lagi dan lagi pengen nulis ungkapan hari ini…

Kompak itu anugerah…kompak bisa juga dikatakan harmonis, sejalan, sejiwa hehe cocok…soulmate ajiyaaahhh. *mulai asbun :p*

Pernah merasa ketemu orang yang bs kompak dengan kita? Susah kan ya nyari yang kayak gitu…
Sekali udah ketemu syukurilah…

Gak setiap pasangan bisa kompak…
Gak setiap pasangan (ternyata) sejiwa…
Gak setiap pasangan harmonis…
Dan saya, sangat sangat sangat BERSYUKUR merasakan kekompakan, keharmonisan, ke-sejiwaan bersama lelaki yang telah menikahi saya 26 agustus kemarin.

Kekompakan, kesejiwaan, keharmonisan itu bukan pencitraan, tapi itu semua benar-benar mengalir dari hati…tidak bisa dipaksakan tapi bisa kita bentuk dan kita bina.

Ntah disadari atau tidak, tapi parameter kekompakan bisa dilihat dari komentar orang-orang yang melihat kita…
Bukan suatu pencitraan ketika kita diluar bisa berjalan beriringan, pegangan tangan, saling melihat dgn penuh cinta ke pasangan (halal) kita…saling berharap bahwa mudah-mudahan kita akan selalu bersama sampai ke surga.

Pernah suatu ketika beberapa teman nanya ke saya…

Kok bisa sih kalian kompak? Dak bosen yo? Dimana-mana selalu muncul berdua..(contoh nyata aja di twitter).
Atau
Gimana sih supaya bs awet kayak kalian?
Atau…apa sih yang biasanya bikin kalian ribut?
Pernah ribut besar gak?

Disadari atau tidak…pertanyaan tersebut adalah penilaian orang disekitar kita mengenai kita…
Dan yang paling dahsyat ada yang nanya…
Salut deh bisa LDRan…gimana caranya?

HAHAHAHAHAHA
*ketawa geli*

Gak ada yang istimewa untuk dilakukan…
Ketika kita bisa berpikir untuk menggapai keridhoanNya..
Kita akan melakukan yg terbaik untuk orang kita cintai…
Saling menghargai…
Jujur dan terbuka…hal apapun, sedetil-detilnya..sehingga kita tau kekurangan tp kita juga mlihat betapa banyaknya kelebihan yg dimiliki pasangan kita.
Selalu melihat kelebihan..
Empati…
Komitmen, tanggung jawab…
Yah…ntahlah itu hanya beberapa teori yang saya tau..Dan yang kami jalani sekarang adalah bahwa kami merasakan suatu kesempurnaan saat kami disatukan dalam mahligai pernikahan.
Dia dengan dirinya kelebihannya dan kekurangannya, menjadi sempurna ketika hidup bersama saya dengan kelebihan dan kekurangan saya…begitupun sebaliknya😀

LDRan bisa tahan?
Haruskan dipermasalahkan suatu keadaan sementara yang memang sedang dijalani? Hehehe
Kami memilih menikah karena dengan menikah komitmen akan semakin kuat..ada tanggung jawab ke tuhan di dalam pernikahan.
Saya dan suami menikah ketika dia berada dalam suatu kontrak menjadi dokter di sebuah perusahan oil and gas di daerah yang tidak jauh dari palembang. Lalu saya sudah mengetahui konsekuensinya, lalu apakah saya harus menunda lamaran lelaki baik dan sholeh yg direstui orang tua? bodoh donk gue…kan udah jelas suami gak akan selamanya kerja disana…hanya untuk setahun?, bisa 2 tahun? tp insya ALLOH gak lebih dari itu. Tapi satu hal yg suami pastikan ke saya, “sayang kalo kamu merasa gak nyaman dg pekerjaan kk, kapan saja kamu minta, maka bulan berikutnya kk resign”
Wow…hehehe. *sambil salto ya*

Saya merasa masih nyaman dengan keadaan LDRan ini…
Suami kerja 2 minggu disana dan sisa 2 minggunya benar-benar free dirumah (siklus kerja suami sebulan). Dengan gaji yang alhamdulilah sangat lumayan dan mencukupi kebutuhan kami sekarang dan rencana untuk masa depan kami (rahasia dunk, masa dibahas disini semua) hahaha.
Benar-benar menghargai waktu ketika 2 minggu bersama, benar-benar mengisi waktu tersebut dengan hal-hal yang menyenangkan, positif, ibadah…jadi merasa tidak akan menyia-nyiakan kebersamaan ^^
Dan ketika berpisah 2 minggu, disitulah saatnya belajar untuk menjaga diri, menjaga cinta agar tetap kuat dan bisa menjadi penguat di antara kami, dan semakin menyadari bahwa ada kekuatan Tuhan yang membuat kami bersatu sehingga kami senantiasa berdoa dan bermunajat untuk menjaga hati pasangan dan diri sendiri di saat kami berpisah ^^

KekomPakan itu di segala bidang, keuangan, karier, makanan, bahkan urusan ranjang ups hehehe.

Jadi untuk yang bertanya-tanya dan pengen tips gimana bisa kompak, udah saya share sedikit kan ya? Hehe blog ini jg berisi tips bukan hanya kisah cinta kami kok hehehe. Nantikan blog berikutnya mengenai manajemen keuangan keluarga ya ^^

Keep stay tune with dr_putri blog :p

Oh ya last kekompakan yg paling simple juga adalah, jangan pernah ribut2 di socmed…dan alhamdulillah kami gak pernah ribut atau tampak lagi ribut hehe. Ada kan pasangan yg klo di facebook langsung ngeremove pasangannya trus di add lg…trus muncul lg si A berteman dg si B hehehe or kalo di twitter follow unfollow kali ya? Ada yg pernah seperti itu? Janganlah…jangan dibiasakan, tak baik buat hubungan…terlihat kekanak-kanakan ^^ (kayak aku dewasa ajah :p)

Panggilan sayang, cinta, honey, love..atau suaminda, istrinda…itu semua muncul dg sendirinya…gak pake janji atau apapun hehehe

Hayo…rasa kekompakan itu bisa dibentuk n dibina lho, sayangi pasangan kt masing-masing :*

Just wanna say i love u fahmi bahar…as always :*

image

image

Ni foto2 pas kami lg di bandara waktu jalan2 berdua bulan september kemarin, gak ad moment yg dilewatkan, kecuali foto berdua ^^
Dan gak ada foto yg harus ditampilkan kecuali bersama pasangan hahaha *apa sihhhh :p

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya
ialah Dia menciptakan untukmu isteri-
isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu
cenderung dan merasa tenteram
kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu
rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya
pada yang demikian itu benar-benar
terdapat tanda-tanda bagi kaum yang
berfikir.“(QS.Ar-Ruum [30]:21)

Posted from WordPress for Android

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s