Sumur, kasur, dapur bag. 2 ( kemampuan masak)


Assalamualaykummm

Hei hei hei…berkaitan dengan judul blog sumur,kasur,dapur…kali ini aku mau melanjutkan pembahasan mengenai “dapur”😀

Pasti udah pada ngeh kan, dapur tu berkaitan dgn kemampuan masak-memasak hehehe
Hayo sapa yg hobi masaaakkk? *saya saya saya…nunjuk diri sendiri…hehe
Menurut pandangan saya…*maaf ni yg gak setuju,jangan tersinggung :p* kemampuan masak tu haruslah dimiliki wanita, hmm kenapa? Ya karena kita kan nantinya akan jadi istri, kita punya suami yang mau makan, kita juga punya anak yang mau makan, dan apakah anak dan suami kita mau kita kasih makanan luar everyday?every time? Hehehe ya kalo yg punya duit silahkanlah ya, tp kalo yg mikirin gizi dan kesehatan, saya pikir dia akan bijak untuk memasak sendiri,memilih menu masakan yang bergizi dan sehat *plus halal ya pastinya*😀
Boleh kok jajan makanan diluar, tapi ya sekali-kali aja kali ya…hanya sebagai fase refreshing aja bareng keluarga, sekaligus nambahi referensi menu masakan :p
Saya udah kurang lebih 2 tahun ini gak lagi menyentuh yang namanya KFC dkk…karena kesadaran sendiri sebagai perempuan, agar tetap memiliki tubuh yang sehat, apalagi sebagai persiapan menjadi seorang istri dan ibu, dan saya juga menjaga diri saya dari kanker yang mana salah satu faktor pemicunya adalah junkfood😀

*jadi, pada dasarnya, kemampuan masak saja juga tdk cukup, tp kemampuan memilih menu yg sehat dan bergizi (baik) serta halal akan membuat kemampuan masak bernilai adanya sebagai faktor pendukung kesehatan anggota keluarga anda…haiiihhh bahasanya dokter buanget hahaha.

Lagipula ni, berdasarkan polling ke temen2 cwo, sepupu cwo, dan kakak2 saya (yg semuanya cwo), ternyata kemampuan masak bagi seorang cwe tu sangat bernilai plus plus plus di mata cwo…jadi, uhuk cwe yg bisa masak tu sgt berharga di mata cwo…kenapa? Hmmm, prnah dgr gak istilah “klo perut udah laper, esmosi gampang naek”, mungkin ada kaitan sih dg istilah tersebut…jadi secara gak langsung, kalau kita bisa masak, kita gak akan membiarkan pasangan kita laper, dan itu sama aja membuat (perut) pasangan nyaman…dan lagi lagi saya ingatkan bahwa ketika seorang istri dapat memberi kenyaman kepada suami, dan suami ridho..wooowww pahala mengalir deraaaasss *nadah tangan minta ke suami:p

Trus trus gimana donk bagi yang belum bisa masak tapi udah keburu nikah??? Itu mah derita lohhh…*astagfirullah bukan gue bgt yg ngmong hehehe, gak kok kidding…bagi yang belum bisa masak, hayo segera belajar masak…gak ada yg gak mungkin kok, semuanya bisa asalkan dicoba dan diusahakan😀
Buku resep banyak di toko buku, mau praktis juga tinggal buka internet or kalo g bs juga y cari temen yang bisa masak,trus share deh via tlp or ktmu langsung *begggghh semangat bener😀

Saya sebagai anak perempuan satu2nya ngerasa beruntung banget dg posisi saya trsebut, saya merasa lebih dekat dg ibu…dan salah satu kedekatan saya juga termasuk di dapur, saya dari jaman SMP suka ikut membantu ibu masak *Alhamdulillah juga ibuku ni pinter masak, di antara saudara2 ibu, ibuku paling pinter masak dan sudah banyak keluarga besar kami yg memuji kemampuan masak ibu :D*..jadi ya gitu deh, ala bisa karena biasa, jadinya kebiasaan mau masak terus dan terus😀 , saya hobi masak tapi bukan berarti saya bilang saya pintar masak ya *ntar dibilang kePDan pula😀, tapi satu hal, jika kita memasak dengan cinta (melakukan yg trbaik) untuk orang yang kita cinta maka hasilnya pastiiii enaaakk….enelan, cumpah, ciyuzzzz…hehhe
Jadi…memasaklah dgn cinta ya😀

Dengan kemampuan masak kita, disertai dgn kemampuan memilih menu yang sehat dan bergizi, maka hal tersebut sudah sangat berarti bagi kesehatan,kenyamanan, pasangan kita, anak-anak kita, keluarga kita😀
Last..you are what you eat…hobi makan sembarangan, ya ujungnya kamu sembarangan..*gampang sakit, penuaan dini, dll…
Dont forget selalu masukkan buah dan sayuran dalam masakanmu…karena kedua hal trsebut sgt penting bagi tubuh kita😀
*saya pribadi,paling gak bs makan kalau gak ada sayuran, dan seporsi buah adalah hal wajib yang harus didapat oleh perut saya setiap hari.
Alhamdulillah sebagai seorang dokter dapat menopang kemampuan saya memilih menu masakan agar sehat dan bergizi serta dapat saling mengingatkan dan sharing informasi kepada suami yang juga dokter😀

Thanks GOD i’m a woman…
Masih ada yang mikir kemampuan masak adalah hal yang biasa? *cukup jawab dalam hati ya :)))

Kedepannya saya pengen blog saya, saya isi juga dengan resep2 masakan andalan saya…yeaaayyy mudah-mudahan bermanfaat coz saya bikin blog untuk menuliskan memori saya sebagai seorang wanita-istri-ibu-dokter😀

Yuhuuu udahan dulu ya…maaaaffff kalau ada yang tersinggung coz g bisa masak, gak ada maksud lho😀
Ditunggu juga ya resep-resepnya ;p

image

Nih foto pas olahraga bareng suami…walaupun kami LDRan, kami berusaha seoptimal mungkin menjadi pasangan yang “sehat”, tidak hanya fisik tapi juga hati hehehe.

“dan makanlah makanan yang halal lagi
baik (thayib) dari apa yang telah dirizkikan
kepadamu dan bertaqwalah kepada Allah
dan kamu beriman kepada-Nya”
(QS al-maidah 88)

Posted from WordPress for Android

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s