Aisyah Afifah Qonitah Taqiyyah


image

Halo world…inilah putri pertama kami, aisyah afifah qonitah taqiyyah…
Nama yang kami anggap sebagai doa agar dia bisa memiliki perilaku sesuai dengan namanya😀

Berawal saat usia kandungan 20an minggu…saat si janin terdeteksi melalui usg bahwa dia adalah perempuan.
Saya dan suami berdiskusi mencari nama-nama bayi perempuan berikut dengan artinya…
Dan jatuhlah pilihan kami ke 3 sifat ini
Afifah : wanita yg menjaga kehormatan (hidup di zamannya nanti, akan banyak tantangan untuknya sebagai seorang wanita, dan dia harus bisa menjaga kehormatannya)
Qonitah : ahli ibadah
Taqiyyah : orang yang bertakwa

Dan kami adalah pasangan yang punya prinsip yang sama, yaitu meminta juga tambahan nama dari alim ulama/orang sholeh.
Kebetulan kakak saya yang no 4, masih bersekolah di tarim, hadramaut..Yaman. Kakak memiliki seorang guru, salah satu ulama besar dunia…jadi kami meminta titipan nama ke ulama besar tersebut. Dari kehamilan 20an minggu kami sudah memastikan 3 nama tersebut, tinggal ditambahkan lagi…
Alhamdulillah sang ulama memberikan jawaban tepat satu minggu sebelum lahiran (maklumlah, guru kakak sering dakwah keliling dunia, jadi kakak agak sulit bertemu langsung ke beliau).
Dan alhamdulillah lagi, kata beliau nama yang kami berikan adalah nama yang bagus, merupakan 3 sifat baik wanita dan menggambarkan sosok Aisyah RA…istri nabi Muhammad SAW.
Maka dari itu, kami tambahkan nama aisyah di depan nama yang sudah kami buat.
Namun saya dan suami sepakat, tetap memakai nama afifah sebagai nama panggilan😀
Semoga afifah mendapatkan berkah dan kebaikan sesuai dengan nama yang dia pakai… aamiiin.
Yang kami inginkan adalah anak yang akan menjadi wanita sholihah, diridhoi Allah…karena kami yakin, jika ia seorang ahli ibadah, bertaqwa…ia pasti akan cerdas dalam urusan dunia😀
Begitu banyak kisah si afifah, nanti akan saya ceritakan lagi ya satu persatu…

Mari kita sambut afifah dengan ucapan… selamat datang putri kecil kami yang cantik dan sholihah dengan BB 3,276 kg dan PB 49cm. Segala yang terbaik untukmu nak😀

10 april 2015


Hari ini, 1 minggu yang lalu…
Bunda dan ayah memutuskan untuk masuk RS, mempersiapkan kelahiran kamu…
Di jam ini, usiamu 37 minggu 4 hari (9 bulan 10 hari)…dokter menyarankan melakukan persalinan dengan induksi…

Iya sayang, nyeri yang amat sangat luar biasa bunda rasakan selama 24 jam, bersama ayah di ruang persalinan, beberapa kali menanti pembukaan mulut rahim agar kamu mendapat jalan keluar…
24 jam kontraksi yang teratur…dengan CTG didapatkan kontraksi bunda sudah mencapai 90%, kata dokter kandungan semestinya mulut rahim bunda sudah pembukaan 8…
Namun apa daya, ketika pemeriksaan dalam tidak ada satupun pembukaan yang didapatkan…

Bunda dan ayah bersama dokter mengusahakan agar kamu tetap dilahirkan secar normal, namun mungkin Allah menggariskan bunda menggunakan cara operasi nak…
Sebagai tenaga medis, bahkan orang awam pun tau, operasi penuh dengan resiko dan bahkan akan lebih menyakitkan setelah persalinan selesai…

Namun di 10 april 2015 pukul 10 pagi, akhirnya setelah melihat denyut jantungmu yang tidak stabil, kami memutuskan untuk melakukan persalinan dengan operasi…
Ya..hari itu jumat, ayahmu yang selalu mendampingi dan  memberi kekuatan ke bunda, nenek kakekmu serta keluarga besar memberikan doa dan dukungan, apapun kami lakukan agar dapat yang terbaik untukmu sayang…untuk keselamatan kita berdua.

Operasi dijadwalkan pukul 13.00, ayahmu menangis memeluk bunda, mencium bunda, dan mengatakan bahwa kami bisa…kami bisa!

operasi dimulai setelah shalat jumat….
Alhamdulillah, dengan izin dan bantuan dari dokter kandunganmu, ayah boleh ikut menemani bunda untuk operasi, walaupun pada awalnya RS tidak mengizinkan.
Tidak ada pikiran apapun dalam diri bunda, selain pasrah dan terus berucap : la ilahaila anta subhanaka inni kuntu minnaz zalimin…

Operasi dimulai….
Saat perut bunda sudah disayat…
Suara tangismu melengking nak…
menandakan kamu sehat…menandakan kamu aktif, dan dokter di ruang operasi mengatakan “dek, anaknya gendut lho” …

Ayah langsung menciumi bunda, kami menangis terharu nak…kami lega bahwa kamu sehat, kamu kuat dan kamu telah lahir ke dunia…

Lalu dengan proses IMD yang berlangsung sekitar 45 menit , disitulah pertama kali kita bertemu…
Pertama kali bunda merasakan, bahwa bunda telah menjadi seorang ibu..bunda merasa sempurna sebagai wanita…

Kamu aktif sekali..menangis, menempel, mengangkat kepala, serta menghisap puting bunda…kita saling bertatapan..
Putri kecilku, kamu cantik sekali….

Aisyah Afifah Qonitah Taqiyah….
Putri pertama kami, dengan segala harapan dan doa yang selalu kami ucapkan di setiap sujud kami…
Kami bersyukur diberi kepercayaan menjadi orang tuamu…
Kita bertiga berjuang, bersama ayahmu yang sungguh penyayang…
Kita bertiga sekarang bersama…segala yang terbaik akan kami lakukan untukmu…

Bundamu…ayahmu… sungguh bahagia nak :*

*walaupun pemulihan post operasi ini merupakan perjuangan yang luar biasa, namun setiap melihat kamu dan ayahmu tersenyum…bunda merasa lebih kuat😀

#nanti  kita lanjutkan ke tulisan lainnya ya,,,hehe

Curcol Bumil #Random


Siapapun yang udah masuk di fase ini, pasti makin gak sabaran pengen janinnya lahir dan menjadi buah hatinya tercinta…

Iya, ini yang sungguh saya rasakan…bisa sampai ke fase ini adalah hal yang amazing, subhanallah sekali ^^

Di saat usiamu 28 minggu, di saat itu juga pertumbuhan dan perkembanganmu semakin bikin terharu nak.

Tendangan kamu, cegukan kamu, gaya sikutanmu….dan saat bunda usap kamu, kita saling bersentuhan beralaskan dinding perut bunda ini nak. Ntahlah, tapi betul adanya, cinta yang tanpa pamrih memang cinta orang tua ke anaknya… *jadi inget ibu juga😀

Di saat setiap malam insomnia karena posisi tidur yang mulai tak nyaman (putar kanan-kiri), tapi semua itu “lewat aja” saat kamu juga ikut gerak-gerak nak, itu artinya kamu sedang akivitas, kamu lagi main ya, dan bunda lega artinya kamu tidak ada masalah hehe.

Kalau ingat trimester 1…

Muka dan kulit badan kuceeel banget, rambut juga kusam…aakkk jelek banget pokoknya hahaha. Mau makan apa aja gak ada yang enak, karena setelah dimakan harus siap-siap untuk dikeluarkan lagi. Suami adalah orang yang paling siaga nyiapin kantong muntah , suami paling siaga buat usepin minyak kayu putih, suami yang paling siaga untuk dengerin ocehanku,  plus suami yang paling siaga saat saya gak mood dan pengen ngemall cuci mata >.<

Tapi saya merasa, walaupun saya muntah, saya yakin janin ini sehat …saya yakin dia kuat, dan saya janji gak pernah mau stress..walaupun di trimester 1 ini  saya harus bergulat dengan tugas-tugas kuliah, merantau ke jakarta dan jauh dari keluarga. Saya merasa, fase ini pasti akan berakhir ^^

Masuk Trimester 2…..

Mual muntah hilang sama sekali, gak ada pamit-pamitnya malah hahaha tau-tau enak aja pas makan karena gak berasa akan muntah lagi. Tiba-tiba nafsu makan menggila, biasanya sebelum hamil nasi padang satu porsi gak habis, sekarang bisa ludes…..alhasil di trimester 2 timbangan langsung naik 9 kilo hahhaha. Apalagi trimester 2 mulai pulang ke palembang karena libur kuliah, seluruh makanan ingin dimakan karena selama 4 bulan beneran gak kecicip masakan palembang. Trimester 2 makin gagah…makin enak buat jalan-jalan, dan perut makin keliatan. Rasanya seneng banget, finally kelihatan juga bahwa daku hamiiiil hihihi.

Trimester 2 doyan banget dandan,mulai pake skin care lagi, bersih-bersihin muka dan badan plus doyan banget beres-beres…pengennya mandi n wangi-wangi..bener aja lho ketika di usg, doi yang di dalam jenis kelaminnya cewek hahaha*bawaan calon bayi katanya*

Mulai berasa, baju-baju gak ada yang muat, jadi yang muat hanya gamis aja…gak usah dibahas pakaian dalam, itu otomatis beli baru karena beneran gak ada yang muat untuk ukuran lama dulu hihi.

Sekarang trimester 3…

Makin besar perut, dan makin berasa gerakannya…ahhh suka nangis sendiri saat sentuhan sama doi, soalnya beneran terharu bisa dititipin anugrah ini setelah menantinya selama 2 tahun hehe.

Selama liburan, gak boleh nyetir dan gak boleh kerja berat…banyak dirumah, banyak interaksi sama janin juga. Tapi teteup bawaan pengen beres-beres, masak dan bersih-bersih badan makin menggila, dan itu bikin suami jadi korban. Jadi makin doyan urusin dandanan suami, seneng pencetin komedonya, seneng maskerin dia hahahha.

Nafsu makan gak terlalu menggila, karena makin banyak makan bawaan agak begah dan sensasinya gak enak. Jadi ya benar, prinsipnya makan denganporsi sedikit tapi sering. Makin doyan juga makan sayur dan buah, kalau kemarin-kemarin gak terlalu berasa, tapi sekarang berasa banget kalau buah dan sayur itu jadi menu favorit.  Oh ya, sambal juga gak pernah lepas…semua makanan saya suka tapi tidak menggila. Biasa kayak ukuran sebelum hamil, tapi lebih diperbanyak pada lauk, sayur, dan buah. Setiap selesai makan yang saya tunggu kedutan si janin plus cegukannya  hihihi.

I love you nak….. bunda dan ayah sayang banget sama kamuuuu. Doa terbaik untukmu, baik-baik di dalam, nanti lahirannya normal ya, kamu sehat, bunda sehat, ayah juga sehat dan kita ngumpul bertiga *ini ucapan saya sebelum tidur sama si janin hehe

#Drama Kehamilan part 2


Hello…..hai hai

Setelah terakhir posting tentang resolusi 2015, kali ini mau cerita dikit tentang kehamilan dan persiapan kelahiran calon baby kami yang tercinta ini.

Alhamdulillah si janin sehat wal afiat dan mohon doakan agar selalu sehat serta bisa melahirkan dengan normal tanpa ada komplikasi serta penyulit apapun, aamiin.

Saat saya menulis ini, usia si janin 27-28 weeks, menuju trimester ke 3 kehamilan. Si janin ini juga beratnya minggu kemarin saat cek usg sekitar 1,1 kg…lincah dan sehat ^^

Banyak yang nanyain jenis kelamin? Sekalian saya share deh, si janin kemungkinan insya ALLAH perempuan… hiihi akan ada temen masak, jalan-jalan, nyalon, belanja, nemenin bobok dan curcol *kata suami ;p

Untuk nama si janin, nanti aja yah… ntar kalau di kasih tau sekarang gak surprise lagiiii hehehe

Sharing kali ini gak terlalu spesifik sih, random aja karena saya sambil nulis di saat libur masa kuliah dan kerja, jadi pikiran saya sekarang gak riweh-riweh banget jadi ceritanya yang ringan aja ya ;p *ngeles gak ada ide hihi

Jadi apa aja yang kami siapkan untuk menyambut kelahiran si janin? Check this out *gak terlalu panjang dan lengkap ya, ini yang menurut saya urgent aja buat di sharingkan, siapa tau bisa jadi ide hehe.

  1. Persiapan ASI Ekslusif

“Aihh asi ekslusif mah perkara gampang, toh juga bakalan keluar dengn sendirinya”…eiitsss, menurut saya dan suami yang pro ASI, bisa memberikan ASI ekslusif itu istimewa lho, jadi harus ada ilmunya, jangan pas udah lahiran baru –kejer- ilmu hehe. Walaupun kita berdua dokter, tapi untuk urusan ASI, kita harus tetap belajar kok, tetap harus sharing  juga kepada mereka yang berpengalaman, sharing kepada ahlinya. Saya tidak menggampangkan ibu-ibu yang ASIX tapi dia dirumah aja alias IRT ya, tapi menurut saya untuk ibu-ibu bekerja or sambil berkuliah kayak saya, pasti perlu perjuangan yang sangat luaaarrr biasa untuk ASIX..jadi kami harus siapkan amunisi yang cukup untuk perjuangan itu (dan saya tau, setiap ibu-ibu pasti punya cerita dan perjuangan istimewanya sendiri).

Apa aja yang disiapin?

  • Ilmu

Belajar dari buku dengan membeli beberapa buku yang highly recomended, buka mata di medsos, gabung dan share di grup yang pro ASI. (Alhamdulillah, di angkatan saya FK UNSRI 2005, ada grup Whatsapp khusus buat para mommies baik yang sedang hamil, menyusui bahkan anaknya yang udah mulai masuk ke fase balita..isinya  ada teman yang merangkap sebagai konselor laktasi dua orang plus enaknya karena alhamdulillah kami adalah dokter, disitu juga ada temen-temen yang sedang ambil spesialis or nikah dengan para spesialis hihii, jadi sharing ilmunya makin lengkap plus motivasi belajar semakin kuat). Sharing mulai dari masalah ASI, sampai anak-anak demam, bumil yang sakit, roseola anak-anak para mommies, pampers, toilet training, psikologi anak, sampai resep masakan dan lain-lain dah pokoknya lengkaapppp.Oh ya, Alhamdulillah juga, ASI untuk calon babyku udah keluar di usia kehamilan 24 minggu, pengaruh hormonal plus anugerah dari ALLAH banget…semoga terus lancar sampe beneran masuk dalam fase menyusui ^^

ini beberapa buku yang direkomendasikan, ada juga beberapa buku lain yang saya susulkan buat beli, bukunya mbak monika, covernya kuning hehehe

ini beberapa buku yang direkomendasikan, ada juga beberapa buku lain yang saya susulkan buat beli, bukunya mbak monika, covernya kuning hehehe

  • Peralatan ASI Perah

Ya seperti yang saya bilang, kalau ibu bekerja akan lebih banyak amunisi yang harus disiapkan karena tidak bisa full 24 jam buat standby di samping anak every day…but don’t worry, karena Allah melihat kok perjuangan kita moms, demi anak apapun kita lakukan kan ^^

* pompa ASI..nah sampe detik ini, saya dan suami masih memilah-milah merk apa yang cucok dan sesuai dengan kebutuhan…jangan sampe udah kebeli taunya gak kepake. Sejauh ini pilihannya ke unimom allegro, spectra, or medella. Doakan supaya menemukan pilihan yang pas ya hihihi.

*botol kaca ASIP…berhubung kemarin stay di jakarta, coba googling online ternyata di toko online harganya lumayan juga, 10 biji bisa sampe 40 ribu. Tanya-tanya di grup, ternyata pusatnya di jakarta ada di pasar pramuka…huwaahh takjub deh dengan pasar ini, gak hanya jual botol asip dengan harga miring, termometer dan alkes lainnya pun harganya miring. Saya ke pasar ini gak sendirian, berdua bareng suami dan kami mendapat botol asip di harga per-15 biji 30 ribu rupiah, tapi ya tetep tawar-menawar ya di pasar ini.

Saya dan suami kemarin mencoba beli 30 biji dulu, skaligus juga kami beli ice-gell untuk membawa si ASIP buat tambahan dalam tas. Per-satuan ice-gell harganya 15 ribu..kami beli 6 buah. Kenapa bukan ice-pack aja?karena kalo ice-pack bentuknya kaku, kalo ice-gell bisa mengikuti bentuk, sekaligus enak juga dijadikan buat pengompres hangat atau dingin hihii. Termometer juga tidak lupa dibeli, mumpung lagi di pasar pramuka. Oh ya, kantong khusus ASIP juga dijual disini, dan kami juga sekalian beli. Pompa Asi pun juga ada, tapi kurang beragam merknya, dan gak ada yang elektrik rata-rata pompa manual.

ini botol asip yang baru saya sterilkan minggu kemarin hihi, melahirkannya masih 8 minggu lagi tapi udah buru-buru disiapin, udah gak sabar :p

ini botol asip yang baru saya sterilkan minggu kemarin hihi, melahirkannya masih 8 minggu lagi tapi udah buru-buru disiapin, udah gak sabar :p

  1. Peralatan di rumah
    • Mesin Cuci

Ini sebenarnya persiapan opsional ya, karena secara khusus gak harus juga dilakukan. Kebetulan karena mesin cuci dirumah pengeringnya rusak, plus udah coba dibenerin tapi biayanya ratusan ribu, kayaknya mending beli baru. Alasan yang paling penting juga adalah karena saya dan suami sudah berkomitmen saling bekerjasama (saling membantu) dalam urusan rumah tangga termasuk dalam mencuci pakain bayi, kami belum bisa percaya untuk ada asisten rumah tangga maupun baby sitter dirumah kami. So that’s why, mesin cuci ini penting banget, walaupun sebenernya kan kalau baju bayi katanya bisa dikucek-kucek aja, tapi kan pengeringnya itu yang paling dibutuhkan hehe. Lagipula kami berpikir bahwa kalau bisa jangan jadi menghabiskan waktu di “cuci, bilas, bilas, jemur”,  ketimbang habis waktu di nyuci, mending maen sama anak or pacaran sama suami hahaha.

Sempet kepikiran buat laundry, tapi ahh masa sih baju anak dicuciin orang lain, dan najisnya itu juga, bisa jadi sumber najis pakaian lain karena kan pasti ada bekas pipis or pup-nya, dan tidak semua laundry mau menerima pakaian bayi. So,What’s the solution for this problem? Sepakatlah sama sang suami untuk membeli mesin cuci otomatis aja, yang satu tabung/tutup.Kenapa? karena kita gak perlu pusing lagi, mulai dari cuci-giling-bilas plus mewangikan-kering udah dilakukan dalam satu waktu, kapasitasnya juga besar. Kalaupun dengan pakaian yang ada najisnya, tetap ke prinsip dibersihkan dulu di air mengalir, baru digiling di mesin cuci.

Dan akhirnya kita sepakat beli si samsung yang kapasitasnya 8,5 kilo ini. Eh, nyarinya cukup lumayan lho, suamiku soalnya telitiiii banget soal beli barang. Disesuaikan dengan kapasitas ruangan kami, kapasitas listrik kami, merk yang terpercaya (karena produk elektronik itu jangka panjang makenya kata doi), plus budget hihihi. Setelah review di situs resmi, keliling beberapa mall dalam jangka waktu 10 hari…pas hari H mau beli,tau-tau si hype*mart lagi promo, harga yang mestinya 2,7 jutaan, bisa turun jd 2 juta aja ihihii rejeki anak solehah :p (padahal tadinya mau ke ES aja karena harganya juga lagi diskon, tapi samsung yang kapasitasnya 7 Kg, berhubung si hypermart lebih menggiurkan promonya dan karena Samsungnya yang kapasitasnya 8,5KG, maka pilih deh yang ini ). Itu sih enaknya punya suami kayak suamiku, orangnya teliti, beberapa kali beli produk elektronik selalu alhamdulillah momentnya pas, barangnya berkualitas, harga pun cucok. Kayak AC, TV, Oven…ahhh makin cinta sama suamik :p.

Ternyata bener lho, mencuci dengan mesin cuci otomatis membuat pekerjaan jadi praktis dan kita bisa mengerjakan pekerjaan lainnya di saat bersamaan sambil menunggu si mesin selesai dan akhirnya masuk ke fase menjemur.

maafkeun gak ada jiwa seninya sama sekali buat memotret, hasilnya cuma memang buat menunjukkan mesin cucinya aja hihi plus kamar mandi yang mungil buat nyuci ;p

maafkeun gak ada jiwa seninya sama sekali buat memotret, hasilnya cuma memang buat menunjukkan mesin cucinya aja hihi plus kamar mandi yang mungil buat nyuci ;p

  • Renovasi rumah

Menurut kami, jika memang ada yang perlu diubah dari rumah kita dalam rangka menambah kenyamanan, ubahlah sebelum sang janin lahir…jadi pas dia lahir, semua memang sudah siap menyambut kehadirannya hehe. Mulai dari kamar mandi, kamar mandi di rumah kami ada 2, satu khusus untuk mencuci (bisa juga sih buat mandi, tapi masa mandi dengan mesin cuci ;p) dan satunya lagi khusus buat mandi. Nah dua kamar mandi ini memang mungil semua, namanya juga ada di rumah mungil hihihi, jadi kami putuskan untuk menghancurkan bak mandi di kamar mandi khusus mandi. Kenapa? Karena bak mandi memakan banyak tempat di dalam kamar mandi, sedangkan si bayi pada saat mandi akan perlu tempat yang luas dan memakai bak sendiri. Biar luas, akhirnya kami bongkar baknya, diganti dengan shower dan memakai bak plastik ukuran lebih kecil. Sehingga masih banyak ruangan yang tersisa buat tempat mandiin bayi.

Mengecat rumah dan menyiapkan kamar sang bayi. Isi kamar kami tambahkan khusus pakaiannya dengan lemari tempel di dinding. Jendela kamar kami, kami perluas agar sirkulasi udara menjadi lebih baik. Semuanya sudah selesai dan dikerjakan pada saat saya stay di jakarta kemarin. Jadi saat sampai rumah, rasanya seneng banget hehehe.

  1. Peralatan si bayi

Siapkan yang memang benar-benar perlu, jangan terburu-buru membeli banyak karena ingatlah bahwa nanti akan dapat kado hahahaha *ini prinsip yang di dapat dari grup dan orang-orang yang berpengalaman ;p

Yang paling penting memang beberapa helai baju, bedong, alas ompol, selimut, handuk dan lain-lain yang memang bener-bener hal pokok deh. Kalau baju juga jangan fokus beli banyak di ukuran newborn, karena bayi kan cepet gede, sayang kalau makenya gak lama :p

Untuk baju, kami sendiri pilih produk velvet…karena saat dipegang dan dicoba nyaman dan adem banget. Saat jalan daku juga tak sendiri, jalannya berdua sama suami (suamiku ini kalau soal anak, memang ayah siaga banget dah, sampe dia yang pilih-pilih barang ;p) pada saat di jakarta kemarin. Toko yang recomended ada di ITC cempaka mas yaitu audrey baby shop heehe. Banyak pilihan, harga juga lumayan miring, produk juga bagus-bagus dari berbagai merk.

yang paling seru memang beli pernik-pernik kayak gini ni, kalau gak ada suami yang ikut nemenin belanja, emaknya pengen ngebawa pulang barang-barang lucu yang ada hahaha cuma langsung istigfar banyak-banyak..hihii apalgi pernik anak cewe emang lebih ngegemesin ya... ;D

yang paling seru memang beli pernik-pernik kayak gini ni, kalau gak ada suami yang ikut nemenin belanja, emaknya pengen ngebawa pulang barang-barang lucu yang ada hahaha cuma langsung istigfar banyak-banyak..hihii apalgi pernik anak cewe emang lebih ngegemesin ya… ;D

Hmmm… udah malem ya, kayaknya udahan dulu…nanti kita sambung lagi ya dengan cerita persiapan selanjutnya, mata bumil udah ngantuk berat. Mau nulis siang rasanya maless buanget hehehe. Tapi yang pasti, menyiapkan semua ini gak bisa sendirian, perlu ada suami yang selalu siaga, bukan hanya siaga masalah keuangan tapi juga siaga dalam menentukan pilihan….karena walaupun yang hamil adalah istri, tapi yang bikin hamil kan suami #eh :p

Syukur alhamdulillah, untuk kita yang memiliki suami yang selalu setia menemani, selalu siaga bekerjasama, dan selalu ada untuk kita.^^

We love you daddy…  *kata emak n janinnya :p

*setiap tulisan di blog ini, kupersembahkan untuk suami dan anak-anakku kelak hehehe biar kami bisa baca sama-sama, tertawa bersama, mengenang semuanya bersama.

Resolusi 2015


Resolusi 2015

Welcome 2015…mari kita awali 2015 dengan penuh rasa syukur karena masih diberi kesempatan untuk melanjutkan kehidupan di tahun ini ^^

Rasa syukur juga benar-benar kami rasakan karena hampir seluruh resolusi di 2014 tercapai. Saya diberi kesempatan untuk melanjutkan sekolah di program magister dan alhamdulillah diberi kemudahan selama satu semester ini(cerita lengkapnya di tulisan berikutnya ya), kami diberi kesempatan untuk merenovasi rumah yang memang juga karena mau menyambut kelahiran bayi kami, dan anugrah terbesar adalah Allah mempercayakan kami untuk mendapatkan keturunan… itu sudah lebih dari cukup untuk mewakili semua kebahagiaan yang kami dapatkan dan rasakan di tahun 2014 ini. Serta semua nikmat yang rasanya gak akan cukup dituliskan di blog ini, makasih ALLAH, malu rasanya jika kami sampai tidak bersyukur ^^

Saya akan selalu menuliskan resolusi tahunan di blog ini, karena dengan tulisan ini juga merupakan harapan dan doa yang memotivas kamii untuk berusaha mewujudkannya… jadi gak ada yang salah dengan tulisan dan harapan, karena siapa tau malaikat mencatatnya sebagai sebuah doa dari kami kepada Tuhan :’)

Oke…mari kita mulai resolusi 2015 :

  1. Fokus ke baby (HPL april), harus ASIX, MPASI rumahan dan fokus dengan perkembangan golden age-nya…belajar-belajar-belajar jadi orang tua yang terbaik buat anak kami.
  2. Memperdalam al-quran, baik tajwidnya, tafsirnya melalui media apapun dan majelis taqlim.
  3. Tidak ada remedial di mata kuliah apapun di tahun 2015, dengan harapan bisa lulus tepat waktu dan mulai mengerjakan tesis secara mandiri
  4. Shalat fardu awal waktu, shalat rawatib dan istiqomah untuk tahajud-duha dan witir.
  5. Disiplin dengan waktu, tidak ada lagi menunda-nunda pekerjaan apapun baik pekerjaan rumah tangga maupun tugas kuliah, serta tugas di kampus tempat saya kerja.
  6. Nabung dan investasi… (alhamdulillah mobil sudah lunas karea kami mengkreditnya hanya dalam waktu satu tahun), jadi fokus di biaya rumah dan tabungan sekolah suami, yeaaayyyy!!! + tetap sedekah dan mengeluarkan zakat mall.
  7. Bisa punya bisnis di luar pekerjaan tetap…(masih coba-coba buat bisnis tinggal fokus aja)
  8. Belajar dan terus belajar menjadi wanita yang bermanfaat, istri yang berbakti kepada suami, kepada orang tua, dan ibu yang terbaik untuk anak kami.
  9. Mulai menulis dan memasukkan tulisan ke jurnal nasional sebagai dosen. (jadi ya harus belajar trus ini >.<)
  10. Traveling bertiga, saya-suami-dan baby ke kota yang belum kami kunjungi (daftar listnya sudah tersedia) hihihi.

Semoga apa yang saya jadikan resolusi dapat tercapai dan bisa diwujudkan seperti tahun 2014 kemarin…dan selalu saya ucapkan terima kasih kepada suami tercinta yang selalu mensupport dan mencintai saya sepenuh hati, beruntungnya bisa menjadi istrinya…tanpa dukungan-doa suami serta orang tua tentunya, tidak mungkin saya bisa merasakan kebahagiaan seperti sekarang ini ^^

I love you my husband….love love love hehehe.

And welcome 2015….kami menantikanmu karena di tahun ini anak kami tercinta akan dilahirkan ke dunia. Semoga anak kami sehat, cerdas, soleha, sempurna fisik dan mentalnya, baik rupa wajahnya, menjadi penyejuk hati kami berdua dan membuat kami menjadi lebih dekat kepada ALLAH. Doakan persalinanku lancar luncur ya ^^

Bismillah :D…semoga tahun 2015 menjadi tahun yang lebih baik lagi dan penuh dengan keberkahan dan kebahagiaan aamiiin.

*kemarin udah mau diposting di akhir desember, karena sesuatu dan lain hal, eh baru bisa keposting hari ini hihi